Selasa, 15 Desember 2009

CHAPTER 22: REVENGE!!!

CHAPTER 22: REVENGE!!!

“oke aku akan memanggil mu dengan panggilan Takumi!!” ucap perempuan itu, “a-apa!!! Sudah kubilang nama ku Ashley!!” teriak Ashley sambil memasang ekspresi facepalm, “hah? Kurang bagus ya? Kalau begitu Akira!!” balas perempuan itu lagi, Ashley memukul mukanya sendiri kemudian berdiri dan berjalan meninggalkan taman, “oi Akira!! Mau ke mana??” panggil perempuan itu, “bukan urusan mu…” jawab Ashley pelan, tiba-tiba gerakan Ashley terhenti dan Ashley langsung memasang wajah setengah ketakutan, “I, ini tidak mungkin…” ucap Ashley dalam hati, “ada apa Akira?” Tanya perempuan tersebut, “sial!! di mana dia!! Ada di mana!!” ucap Ashley dalam hati, kemudian Ashley menoleh ke kanan dan ke kiri, “bawah!!!” teriak Ashley, Ashley berbalik dan berlari ke arah perempuan itu kemudian menarik perempuan itu lari keluar taman, “ada apa Akira?!” Tanya perempuan itu terkejut, tiba-tiba dari bawah tanah muncul beratus-ratus tulang raksasa yang berbentuk pedang, Ashley terus berlari untuk menghindari tulang-tulang yang terus bermunculan.

“sial!! aku tak menyangka akan ada serangan di sini!!” teriak Ashley, tiba-tiba Ashley tersandung batu dan terjatuh, kemudian dari belakang muncul bola api yang mengarah ke Ashley, “shimata!!” teriak Ashley dalam hati, “DOPLEGANGER!!” teriak perempuan itu bola api tersebut tepat mengenai Ashley dan perempuan itu dan kemudian menciptakan ledakan yang besar.

Setelah asap menipis Ashley kembali membuka matanya, “kau tak apa-apa Akira?” ucap perempuan itu, “bagaimana mungkin kita masih selamat… dan nama ku Ashley…” ucap Ashley sambil melihat keadaan sekeliling yang berantakan karena tulang-tulang yang bermunculan dari tanah, hanya saja sekarang tulang-tulang tersebut sudah berhenti bermunculan, perempuan itu mengangkat tangan kirinya yang menjadi besi yang kemudian perlahan-lahan kembali menjadi tangan manusia, “siapa kau?” Tanya Ashley sedikit terkejut, “nama ku agak panjang tapi kau bisa memanggil ku dengan Eve Neuchswanstein Sama” ucap Eve sambil mengibaskan rambutnya, sementara Ashley kembali melakukan facepalm.

“ternyata kalian masih hidup…” ucap seseorang, Ashley menoleh ke arah suara itu dan dia melihat Cain, “kau…” ucap Ashley sedikit kesal, “hahaha kau masih mengingat ku kan? Ya aku kembali dengan teman baruku… aku bekerja sama dengan King of Underworld untuk mengubah dunia ini menjadi dunia yang lebih baik!! Sekaligus… membalas dendam kekalahan ku ketika pertarungan di pabrik dulu” ucap Cain sambil tersenyum.

“heh mengubah dunia? Aku jadi merasa kasihan kepada kalian… tapi kau juga tidak berpihak sepenuhnya kepada King of Underworld kan?” Tanya Ashley, Cain terdiam sesaat kemudian menutup matanya, “ternyata kau juga mengetahuinya…” ucap Cain kemudian Cain kembali membuka matanya yang bersinar, “ya… aku juga akan membunuh King of Underworld… lebih tepatnya aku hanya menggunakan dia untuk menemukan keberadaan Nando dan ketiga Sacred Item yang telah di rebut olehnya…” ucap Kain, tiba-tiba Ashley menghilang kembali muncul di belakang Kain dengan keadaan sudah meembody Rooklord di tangannya.

“heh ternyata kau masih belum berubah!! Lihatlah teknik yang telah ku kembangkan… Falcon Strike!!” teriak Ashley, kemudian Ashley memukul Kain dengan kecepatan penuh dan tanpa berhenti sehingga Kain tidak bisa membendung kecepatannya dan akhirnya pertahanan Kain runtuh dan terkena berpuluh-puluh pukulan yang di lancarkan oleh Ashley, setelah itu Ashley menendang Kain dan membuatnya terlempar ke tanah, “kau!!” ucap Kain kesal dan menahan dirinya dengan cara memanggil Power Tool Dragon untuk mengangkut dirinya agar tidak terjatuh ke tanah, tetapi tiba-tiba Power Tool Dragon kembali melempar Kain ke arah Ashley, Kain dan Ashley terkejut, “apa!! Apa yang kau lakukan aku tidak pernah memerintahkan mu untuk melempar ku kembali!!” teriak Kain, dan tiba-tiba Power Tool Dragon perlahan-lahan berubah menjadi Eve, “hehehe tapi sayangnya yang tadi itu aku bukan mesin milik mu” ucap Eve sambil tersenyum dan menunjuk ke arah Power Tool Dragon asli yang rusak parah dan mengeluarkan asap.

“begitu perempuan itu dapat melakukan metamorphosis…” ucap Ashley dalam hati, Ashley kembali mengambil kuda-kuda dan bersiap-siap kembali menyerang Kain yang terlempar, “Fenrir Claw!!” teriak Ashley, kemudian dari kedua tangan Ashley muncul tiga sinar yang membentuk cakar raksasa, “haaaaaah!!!!” Ashley mengayunkan tangannya berkali-kali dan membentuk banyak luka tebasan di tubuh Kain, “argh!!!” teriak Kain kesakitan, “ini yang terakhir… Napalm Dragon!!” tangan Ashley mulai bersinar dan membentuk wujud kepala naga, kepala naga tersebut mulai mencharge sinar berwarna biru, “sayonara!!” teriak Ashley, kemudian Ashley bersiap-siap melepaskan sinar biru tersebut ke arah Kain, “Magnetic World… Anti… Ashley Lindwurm!!” ucap seseorang, dan tiba-tiba Ashley melihat bola sinar bewarna biru dan bola tersebut tepat mengenai Ashley dan membuat Ashley terlempar jauh ke arah salah satu tulang yang mencuat keluar dari tanah, sementara Eve berlari untuk menolong Ashley, “Akira!!” teriak Eve.

Kain yang terjatuh ke tanah di Bantu bangun oleh seorang perempuan berambut biru dan berpakaian biru, “Solva… terima kasih…” ucap Kain, “heh jangan salah sangka!! Aku hanya akan membantu mu sampai Predator menguasai dunia! Aku sudah tidak tertarik lagi dengan Blackspot!!” ucap Solva dengan wajah yang terlihat arogan.

Sementara itu Ashley yang terlempar tidak mengalami luka yang parah, Ashley kembali berdiri sambil berpegangan dengan tulang yang ada di dekatnya, “sial…” ucap Ashley pelan, “Akira!!” teriak Eve, Ashley melihat ke arah Eve, “kau tidak apa-apa?” Tanya Eve, “ya aku tidak apa-apa” balas Ashley, “sial serangan apa tadi… serangan itu jelas-jelas bukan serangan biasa… serangan itu seperti menolak dan mendorongku… ya seperti magnet… bagaimana cara aku menang… kalau terus begini” ucap Ashley dalam hati, kemudian Ashley melihat Eve, Eve yang menyadari kalau sedang di tatap Ashley kebingungan, “ada apa?” Tanya Eve, “tunggu!! Metamorphosis!!” teriak Ashley tiba-tiba, “apa-apaan sih!!” ucap Eve yang kesal karena kaget, “aku ada ide!!” lanjut Ashley yang kemudian membisikan sesuatu ke Eve.

“ke mana mereka…” ucap Kain dalam hati, sementara di belakang Kain terdapat Power Tool Dragon yang sudah sempurna kembali, “hati-hati Solva mereka bisa muncul dari mana saja…” ucap Kain, “ya aku tahu itu!! Kau tidak perlu memberitahu ku!!” balas Solva, tiba-tiba Ashley muncul di belakang Solva, “heh” ucap Ashley, Solva yang sadar langsung berbalik dan mengarahkan tangannya ke Ashley, “kau!! Magnetic World!! Anti!! Ashley Lindwurm!!” teriak Solva, “terima kasih” ucap sebuah suara di belakang Solva, “apa!!” Solva kembali berbalik dan melihat Ashley kedua Ashley yang ini di selimuti aura biru karena effect dari Magnetic World milik Solva, kemudian karena effect Magnetic World Ashley yang kedua terdorong dengan kecepatan penuh ke arah Kain, “mustahil bagaimana mungkin!!” teriak Solva, sedangkan Ashley yang tadi menyerang Solva sudah mulai mendekat, “dasar bodoh!! Sesuatu seperti itu…” ucap Ashley yang pertama sambil mengangkat tangannya dan kemudian perlahan-lahan tangannya menjadi besi, “jangan-jangan kau!!” ucap Solva terkejut, “tidak akan mempan!! EVE CANNON!!!” teriak Ashley yang ternyata adalah Eve yang merubah dirinya menjadi Ashley, tangan besi Eve menghantam Solva dengan kencang dan membuat tanah yang di pijak Solva retak dan tercungkil, “argh!!!” teriak Solva yang mengeluarkan darah yang banyak dari mulutnya.

“KAIN!!” teriak Ashley yang terbang menuju Kain karena kekuatan Magnectic World Solva, “kau!! Power Tool Dragon!!” teriak Kain, Power Tool Dragon terbang dan mencoba menghalangi Ashley, “FENRIR CLAW!!” Ashley membelah Power Tool menjadi beberapa bagian, “selama kau belum menguasai Embody kau tidak akan bisa mengalahkan ku!!” teriak Ashley, kemudian Ashley menendang Kain dan melompat ke atas menggunakan tubuh Kain sebagai pijakan, Kain yang di jadikan pijakan terlempar ke belakang, “karena itu lebih baik kau menyerah!! NAPALM DRAGON!!” Ashley menembakan projectile berwarna biru ke arah Kain, kemudian projectile tersebut terbelah dan menjadi sesuatu yang berbentuk seperti missile yang mengarah ke arah Kain dan kemudian meledak.

“baiklah… kau bilang aku tidak akan bisa mengalahkan mu kalau, aku tidak menggunakan Embody… kalu begitu… sekarang ku tunjukan!!” teriak Kain, tiba-tiba Power Tool Dragon yang terbelah menjadi sinar dan mengarah ke arah Kain, “Perfect Embody!! Power Tool Dragon!!” teriak Kain, kemudian cahaya yang menyelimuti tubuh Kain meledak dan memperlihatkan sosok Kain yang terbungkus oleh armor hi-tech sehingga Kain terlihat berbentuk seperti Mecha, “aku akan membunuh mu!!” teriak Kain, tiba-tiba Kain menghilang dan muncul kembali tepat di depan Ashley.

“a-apa?!” ucap Ashley yang terkejut, “Arms Blast!!” teriak Kain, kemudian Kain memukul Ashley dengan Gauntlet yang terpasang di tangannya dan kemudian Gauntlet tersebut meledak dan melempar Ashley, Kain kembali terbang ke arah Ashley, “Lesser Blade!!” Kain berputar dan mengeluarkan pedang sinar dari punggungnya dan kemudian menebas Ashley, setelah itu Kain menendang Ashley ke atas, “ini yang terakhir… Rail Gun!!” ucap Kain sambil mengeluarkan sesuatu yang berbentuk seperti pistol dari kakinya, kemudian pistol tersebut menembakan sinar biru yang di aliri listrik dan sinar tersebut tepat mengenai Ashley, “argh!!!” teriak Ashley yang kesakitan, setelah itu Kain kembali menghilang dan muncul di belakang Eve.

“sial!!” ucap Eve, Kain menendang Eve dan membuat Eve terdorong ke belakang, “Solva kau bisa membantuku sedikit lagi?” Tanya Kain, “baiklah…” Solva yang terluka karena serangan Eve kembali berdiri, “Magnetic World!! Anti!! Kain!!” teriak Solva, Kemudian Kain terdorong dan melesat dengan cepat ke arah Eve, “mati!! Magnetic World plus Rocket Punch!!” kemudian Kain memukul perut Eve dan pukulan dari Kain kembali meledak dan melempar Eve ke atas, hanya saja kali ini muncul Rocket yang di tembakan dari Gauntlet milik Kain yang mengarah ke arah Eve.

“sial!!” teriak Eve, Eve yang kehabisan kalori tidak bisa lagi melakukan transformasi, “King’s Rule!! Black Hole!!” teriak seseorang, kemudian muncul pusaran yang menelan semua rocket yang di tembakan oleh Kain, “kau… Ryou Kurokaze…” ucap Kain, kemudian Eve yang terlempar di tahan oleh Shana agar tidak membentur tanah, “maaf sepertinya aku terlambat…” ucap Ryou, “kau sangat telat bodoh!!” teriak Ashley yang terluka, “tapi tidak apa-apa kau hanya tinggal istirahat saja di sana orang lemah… karena tidak akan memakan waktu lama” ucap Ryou yang kesal karena di panggil bodoh oleh Ashley, “hah orang lemah?” balas Ashley yang juga kesal, “Shana dan aku akan membereskan kedua orang ini…” ucap Ryou pelan, “hoo mari kita liat apa yang bisa kau lakukan” balas Kain.

“Synthesis Embody…” ucap Ryou sambil mengangkat kedua tangannya.

TO BE CONTINUED

Apakah Ryou sudah benar-benar menguasai Synthesis Embody? Bagaimanakah kelanjutan pertarungan ini? better wait next Episode…

Next Episode: THE POWER OF KING WHO WIELDING GOD’S WEAPON

Tidak ada komentar:

Posting Komentar