CHAPTER 10: TRUTH BEHIND THE PAST!!
“Ashley kak!! Nama ku Ashley Lindwurm!!” kata anak itu dengan bersemangat, sekejap wajah Brendan terkejut, “sekarang tahun berapa?” Tanya Brendan ke Ashley, “hahahaha kakak ngantuk ya? Sekarang kan tahun 2010!!” kata anak itu, “tahun 2010? Bukankah seharusnya tahun 2020? Jangan bilang!! Aku berada di dunia 10 tahun lalu… itu menjelaskan semuanya…” pikir Brendan dalam hati, tiba-tiba Ashley menarik Brendan, “kak!! Itu laboratium ayah!!” ucap Ashley sambil menarik Brendan masuk ke dalam sebuah rumah. Di dalam rumah itu banyak peralatan laboratium berserakan, dan di tengah ruangan, duduk seseorang berambut hitam dan bertubuh lumayan besar, dia menoleh ke arah Brendan dan Ashley.
“ayah!!” teriak Ashley sambil memeluk ayahnya, “Ashley! tidak malu ya di liat orang lain?” kata ayah Ashley sambil tersenyum ke arah Brendan, “siapa nama kamu anak muda?” Tanya ayah Ashley, “ayah!! Dia berbeda dari yang lain!! Dia tidak menjahati Ashley!!” ucap Ashley ke ayahnya, ayahnya hanya tersenyum, “ayah tahu itu Ashley kalo dia jahat dia tidak mungkin mengantar mu pulang kan? Nah jadi siapa nama mu anak muda?” Tanya ayah Ashley lagi, “orang ini… kalo aku memang kloning Ashley berarti dia juga ayah ku… ayah yang tidak pernah ku ketahui wajah dan namanya…” ucap Brendan dalam hati, “Brendan…” jawab Brendan, “hoo kebetulan sekali! Ayo ikut aku Brendan, Ashley kamu juga!” kemudian ayah Ashley masuk ke ruangan Basement di ikuti oleh Ashley dan Brendan
“oh ya aku lupa memperkenalkan diri… nama ku Vraniel… Vraniel Lindwurm” kata ayah Ashley sambil terus berjalan ke bawah, “Vraniel… jadi itu nama ayah ku…” ucap Brendan dalam hati, sesampainya di bawah, Vraniel memperlihatkan tabung berisi sesuatu, Brendan terkejut melihat isinya yang tak lain dan tak bukan adalah seorang anak bermata biru dan berambut perak, yang berarti anak itu adalah dirinya.
“ini kebetulan Brendan… nama anak ini sama seperti mu nama dia Brendan Lindwurm, sama kan? Oh dan yang paling kebetulan adalah ciri-cirinya!” ucap Vraniel menjelaskan, kemudian dia melihat jam di dindingnya, “aku tak menyangka kalo sekarang sudah jam 9 malam lebih baik kau tidur Ashley!” kata Vraniel ke Ashley, “oke ayah aku tidur!” Ashley pun pergi ke atas, “nah Brendan kita masih ada kamar kosong pakailah kalau kau mau memakainya” ucap Vraniel tersenyum, Brendan pun juga pergi ke kamar kosong tersebut meninggalkan Vraniel sendiri, setelah beberapa jam di kamar Brendan sama sekali tidak bisa tidur, akhirnya dia turun ke bawah, dan melihat Vraniel yang belum tidur, Brendan memutuskun untuk berbicara dengan Vraniel.
“hey Vraniel…” sapa Brendan, Vraniel langsung menoleh ke arah Brendan dan tersenyum, “belum tidur eh? Brendan?” Tanya Vraniel, Brendan duduk di sebelah Vraniel, “kenapa kau menciptakan kloning Ashley, Vraniel?” Tanya Brendan, Vraniel hanya tertawa, “Ashley sedikit berbeda dari anak-anak lain dia bisa memanggil monster bernama Aeon dari dimensi lain… membuat dia di takuti dan di benci oleh seluruh penduduk… aku bisa bercerita begini karena aku tahu kalau kau sama seperti dia…” ucap Vraniel, Brendan terkejut karena Vraniel bisa tahu kalo dia overlord seperti Ashley, “aku juga overlord…” ucap Vraniel sambil menunjukan simbol di tangannya, Brendan tambah terkejut karena yang di perlihatkan Vraniel adalah simbol Core Chimail.
“dan Brendan yang tadi di bawah bukan kloning biasa… mungkin bisa di sebut ‘carrier’ karena aku tahu umur ku tidak panjang lagi… tapi jika aku meninggal maka tidak akan ada lagi yang melindungi Ashley… karena itu aku memindahkan semua Aeon milik ku ke dalam tubuhnya… jadi mungkin dia juga bisa di sebut sebagai ‘Artificial Aeon’… hahaha padahal setiap kali aku memindahkan Aeon umurku pasti berkurang… dan jika semua Aeon milik ku berpindah maka aku akan mati…” ucap Vraniel, Brendan terkejut dia langsung menarik kerah baju Vraniel.
“apa maksudmu!! Kalau begitu jangan pindahkan Aeon mu!! Kalau kamu memang menyayangi Ashley seharusnya kamu memperpanjang hidupmu!! Bukan malah memperpendek!!” teriak Brendan emosi, Vraniel menangis, “aku tahu itu!! Tapi penyakit yang kumiliki akan membunuh ku sebentar lagi!! Tidak lama lagi!! Kira-kira seminggu lagi aku akan meninggal!! Karena itu sebelum aku meninggal aku harus menyelesaikannya!! Dan lagi… dan lagi aku ingin Brendan menjadi saudara sekaligus teman pertama Ashley!!” teriak Vraniel sambil menangis, “aku… apa yang aku lakukan padahal aku diciptakan untuk melindungi Ashley… untuk menjadi teman pertamanya sekaligus saudara… tapi aku selama ini bertarung dengannya… dan aku berpikiran untuk membencinya…” ucap Brendan dalam hati kemudian dia terduduk lemas di bangku di sebelah Vraniel, memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.
Keesokan harinya Ashley bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, Brendan pun menghampiri Ashley, “mau kakak temanin berangkat ke sekolah…” Tanya Brendan sambil tersenyum, Ashley juga tersenyum sambil mengangguk, mereka berdua pun keluar rumah, di tengah perjalanan mereka melihat seorang anak yang di lempari oleh batu, dan anak tersebut tidak melawan, Ashley yang melihat itu kaget dan langsung berlari ke arah anak itu dan melindunginya, “kalian!! Apa yang kalian lakukan ke Ryou hah!!” teriak Ashley, “padahal kau tidak usah melindungi ku…” ucap anak yang bernama Ryou itu, sementara anak-anak yang lain terus melempari mereka berdua dengan batu sambil memaki mereka, “monster!! monster!! lihat monster ke dua datang dan ingin melindungi monster pertama” maki anak-anak tersebut, Ashley menjadi sangat marah dan tiba-tiba dari belakang muncul sesosok naga yang sangat mirip dengan Dark Armed Dragon hanya saja yang ini bewarna orange dan berarmor perak,
“Armed Dragon!!!” teriak Ashley, anak-anak tersebut langsung ketakutan dan lari, kemudian Ashley membantu Ryou berdiri “kau tidak apa-apa kan Ryou?” Tanya Ashley, “aku tidak apa-apa tapi seharusnya kau tidak usah menolong ku itu hanya akan membuat mu semakin di benci mereka” ucap Ryou, Ashley hanya tersenyum, kemudian menarik Ryou ke arah Brendan, “kakak ini teman terbaik yang ku miliki dia juga sama seperti ku namanya Ryou Kurokaze” ucap Ashley sambil tersenyum, Brendan tidak menyangka kalau Ashley dan Ryou adalah sahabat dekat, mereka pun kembali berjalan ke sekolah.
Setiap hari Brendan mengantar Ashley dan Ryou ke sekolah agar tidak ada yang menggangu mereka sampai 3 hari kemudian di malam hari yang sedang di terpa badai salju, Brendan mendengar suara sesuatu yang ambruk dari basement, Brendan langsung berlari ke arah basement di sana dia melihat Vraniel yang sudah sekarat, Ashley yang menangis dan Brendan kecil yang berdiri disana.
“ayah!! Ayah!! Kenapa!? Kenapa!? Kau memindahkan semua Aeon mu!! Itu kan akan membuat ayah mati!!” teriak Ashley yang memegang tangan ayahnya, “Ashley kamu bukan anak kecil lagi… mulai hari ini dia akan menjadi saudara dan teman mu… semoga kau baik-baik saja…” ucap Vraniel lemas, yang kemudian meninggal, “AYAH!!!!!” teriak Ashley sambil menangis, kemudian Ashley melihat Brendan kecil dengan tatapan benci, “kau… kau… telah membunuh ayah ku… aku tidak akan pernah memaafkan mu… selamanya” ucap Ashley ke Brendan kecil, Brendan kecil yang masih belum mengerti apa-apa hanya terdiam di sana, tiba-tiba pintu rumah tersebut di dobrak sehingga terbuka dan angin kencang masuk ke dalam, di luar terlihat Ryou kecil dan seorang pemuda, pemuda tersebut tersenyum ke Ashley.
“Ashley Lindwurm… perkenalkan nama ku adalah Fernando Halim… hmm kau pasti membenci anak itu ya? Karena dia yang telah membunuh ayah mu…” kata Nando yang terlihat lebih muda tersebut, “Ashley ikutlah dengan ku dan kak Nando… kita bisa membalas dendam ke orang yang sudah menjahati kita…” ucap Ryou kecil, Ashley pun berbalik ke arah Nando dan Ryou, “kau adalah kloning gagal… aku akan membunuh mu suatu hari nanti untuk membalas dendam ayah…” ucap Ashley sambil menangis, Brendan berusaha menghalangi Ashley agar tidak ikut dengan Nando tapi Ashley tidak mau mendengarkan.
“kakak bukan siapa-siapa… kakak tidak tahu apa-apa… pergi!!! Aku tidak butuh kakak!!!” teriak Ashley, “aku mengetahui semuanya!! Jangan pergi Ashley!! Ryou!!” ucap Brendan tetapi tiba-tiba Nando memukul perut Brendan dengan kencang, “wah wah kakak jangan menghalangi yah ini adalah pilihan anak-anak ini dan aku tidak bermaksud jahat kok aku berniat menolong mereka” ucap Nando sambil tersenyum, perlahan-lahan Brendan kehilangan kesadarannya, “ka, kau…” ucap Brendan, Brendan pun kehilangan kesadaran tetapi sebelum dia kehilangan kesadaran dia melihat muka Ashley yang menangis, “Ashley aku akan… melindungi mu…” Brendan pun tidak sadarkan diri
Brendan membuka matanya dan melihat bahwa dirinya berada di dimensi gelap seperti biasanya, disana dia melihat iblis yang di selimuti api dan bersayap api, persis sama seperti yang di lihatnya di mimpi ketika malam tahun baru.
“kau?” Tanya Brendan, “nama ku Valafar!! Aku adalah Chimail terkuat sekaligus partner setia Vraniel… kau kesini karena mencari kekuatan kan?” Tanya Valafar ke Brendan, “ya aku ke sini untuk mendapatkan kekuatan… dan ku kira tujuan hidup ku bertambah lagi… aku akan menarik Ryou dan Ashley dari kegelapan yang tak berdasar!!” teriak Brendan tegas, “baiklah tapi untuk mencapai suatu tujuan selalu ada ujian… apakah kau bersiap mengambil ujian tersebut?” Tanya Valafar ke Brendan, “ya aku siap!!” jawab Brendan, tiba-tiba muncul api yang sangat besar dari atas dan membakar Brendan, “argh!!! Apa, apaan ini!!!” teriak Brendan kepanasan dan kesakitan, “jika kau bisa bertahan dari api milik ku ini maka aku akan mengakui mu…” ucap Valafar ke Brendan.
Sementara seminggu kemudian di dunia nyata Hinagiku yang menjaga Brendan memanggil Garde, “sensei!!” teriak Hinagiku, sementara Garde buru-buru masuk ke dalam kamarnya, “ada apa Hina-chan?” Tanya Garde, “sudah dua minggu Brendan tidak sadarkan diri… dan sudah seminggu ini suhu tubuh Brendan terus menaik tanpa henti dan tidak turun… dia pasti kembali kan?” Tanya Hinagiku dengan wajah sedihnya, “ya kita hanya bisa berharap…” ucap Garde perlahan, tiba-tiba terdengar ledakan di luar, Garde yang terkejut berlari ke depan dan di depan dia melihat Cain berdiri disana dengan Aeonnya yang berbentuk seperti naga tetapi berbentuk bunga mawar, “Black Rose hancurkan tempat ini… pasti di dalamnya terdapat artifact yang kita cari… ya kan Kain?” ucap Cain, Garde pun meembody Blue Eyes Shining Dragon.
“tidak akan kubiarkan kau!!” Garde melompat dan kemudian menebas Black Rose, tetapi Black Rose berhasil menghindarinya, kemudian Cain berubah menjadi Kain begitu juga dengan Black Rose Dragon milik Cain yang berubah menjadi cahaya kemudian menjadi Power Tool Dragon, “ahahahahahahaha Cain kau urus saja nanti untuk menghancurkan rumah ini!! tapi kalo untuk bertarung dengan orang ini maka biarkan aku yang mengurusnya!!” teriak Kain yang kemudian memerintahkan Power Tool untuk menyerang Garde, semua serangan Power Tool berhasil di hindari oleh Garde tapi makin lama serangan tersebut makin cepat sehingga Garde terdesak dan tidak bisa membalas.
“wah wah Sensei terdesak ya?” Garde menoleh dan melihat Marcel, “Marcel kau sudah pulang!!” ucap Garde senang, “tentu saja” balas Marcel tersenyum, kemudian Marcel mengangkat tangannya yang memanggil Neos, “lihatlah kekuatan baru ku Sensei…” tiba-tiba Neos milik Marcel di bungkus oleh cahaya, dan tiba-tiba Neos mengenakan baju zirah putih dan bersayap.
“serang dia… RAINBOW NEOS!!!” Neos terbang ke arah Power Tool Dragon dan memotong tangan obengnya, kemudian tangan tersebut meledak, “ahhh~~ curang Marcel mau beraksi sendiri” ucap seseorang yang ternyata adalah Andre, “Andre kau juga sudah pulang!!” ucap Garde kembali, Andre tersenyum dan memanggil 3 Subtitoad yang berubah menjadi 3 Des Frog kemudian ke-3 Des Frog tersebut mulai berbunyi, “Des Croaking!!” tiba-tiba muncul berbagai ledakan di tubuh Power Tool, Kain yang melihat itu terkejut, “mustahil!!” tiba-tiba dari belakang Garde muncul api yang di tembakan ke arah Power Tool dan membakar Power Tool, sampai Power Tool meledak, “tidak mungkin!!!” ucap Kain, semua orang melihat asal dari tembakan tersebut dan disana berdiri Hinagiku dan Brendan hanya saja ada keanehan di Brendan, sekarang rambut dan mata Brendan berubah menjadi warna emas, Brendan tersenyum
“aku pulang, semuanya”
TO BE CONTINUED
Semua orang sudah kembali dari perjalanannya mencari kekuatan baru apakah yang akan terjadi berikutnya? Better wait next episode
Next Episode:ASSAULT TO ENEMY HQ!!
Selasa, 13 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar