CHAPTER 14: THE DECISION OF WHITE DRAGON!! GARDE VS NANDO!!
“kita selesaikan urusan kita Nando…” ucap Garde sambil meembody Blue Eyes, Nando tersenyum, “baiklah kakak… oh ya aku ada kejutan buat kakak loh…” ucap Nando, tiba-tiba dari belakang Nando muncul Judgement Dragon yang memukul Garde sehingga Garde terlempar ke dinding, “argh!!” teriak Garde kesakitan, sementara Judgement Dragon mulai menembaki Garde dengan projectile cahaya, sedangkan Garde tidak dapat menghindarinya karena masih belum berdiri setelah menerima serangan yang sebelumnya, Garde yang terkena projectile cahaya kembali terlempar ke dinding, kemudian dinding tempat Garde mendarat retak dan akhirnya hancur sehingga membuat Garde terlempar ke luar.
“sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang seru dan tidak membosankan” ucap Nando, Judgement Dragon membentangkan sayapnya dan terbang keluar gedung bersama Nando, setelah Nando keluar dari gedung dia melihat kebawah tetapi tidak ada tanda-tanda Garde telah jatuh, setelah itu Nando melihat sekeliling, “hmm kemana si Garde…” ucap Nando, “Nando!!!!” Nando melihat asal suara itu yang ternyata berasal dari atas, di atas nando melihat Garde menggunakan sayap cahayanya dan terbang ke arahnya, “hoo serang dari atas, pintar juga membuat kejutan” ucap Nando sambil menghindari tebasan halbred milik Garde, Garde langsung berputar dan mengayunkan halbrednya kembali sehingga Judgement Dragon terkena tebasan halbred milik Garde, tapi setelah itu Judgement kembali memukul Garde, sehingga Garde terlempar ke tanah, Judgement Dragon mengepakan sayapnya untuk menembakan kamaitachi ke Garde, sehingga membuat banyak luka tebasan di tubuh Garde.
“aku akan mengalahkan mu Nando!!” teriak Garde, Garde kembali terbang ke arah Nando, “silahkan kakak kalau memang bisa” ucap Nando, Judgement Dragon menembakan beberapa projectile cahaya sekaligus tetapi Garde berhasil menebas beberapa projectile tersebut, sisanya berhasil mengenai Garde dan menambah luka di tubuh Garde, tetapi Garde tetap terbang ke arah Judgement Dragon dan Nando, setelah jarak sudah cukup dekat, Garde mengayunkan halbrednya, tetapi lagi-lagi berhasil dihindari oleh Judgement Dragon.
“kenapa kakak? Katanya mau mengalahkan ku?” ucap Nando dengan nada mengejek, kemudian Garde mesummon Stardust Dragon miliknya, Stardust milik Garde mulai menyerang Judgement Dragon milik Nando, “curaaang!! 2 lawan 1!!” teriak Nando, “screw the rule” ucap Garde sambil terbang ke arah Nando, sementara Judgement Dragon tidak bisa menghalangi serangan Garde ke Nando, “gimana kalo 2 lawan 2 aja biar adil” ucap Nando sambil tersenyum ke Garde, kemudian muncul naga lainnya dari atas dan menuju ke arah Nando, “perfect embody… Gragonith!!” ucap Nando, kemudian naga tersebut berubah menjadi cahaya dan membentuk sabre yang di gunakan Nando untuk menahan serangan Garde, Garde terkejut melihat Nando menggunakan perfect embody, “ternyata selama ini kau punya dua naga dan bahkan kau bisa melakukan perfect embody… tapi kau tidak pernah menunjukan itu di depan jendral lainnya…” ucap Garde sambil terus menekan halbrednya untuk menembus pertahanan Nando, “nanti kalau aku tunjukan di kira sombong lagi” ucap Nando sambil tersenyum kecil, Nando mengayunkan sabrenya dengan kekuatan penuh, sehingga halbred milik Garde terpental, kemudian Nando kembali menebaskannya lagi ke arah Garde dan tepat mengenainya, Garde yang terkena tebasan Nando kehilangan keseimbangan dan jatuh dari badan Judgement Dragon.
“sial… terlalu kuat! Ternyata Nando memang yang terkuat di antara 5 jendral…” ucap Garde dalam hati, kemudian Garde memanggil Stardust untuk mengangkut dirinya yang jatuh, setelah Garde menaiki Stardust, Garde terbang menjauhi Judgement Dragon, “wah wah mau terbang ke mana kakak” ucap Nando pelan kemudian mengejar Garde dengan Judgement Dragonnya, “sudah ku duga dia akan mengejar… aku harus memikirkan taktik untuk menyerang balik Nando…” ucap Garde dalam hati sambil terbang memutari CnG Building, setelah beberapa menit berpikir akhirnya Garde mendapatkan ide untuk menyerang balik Nando, Garde terbang dengan kecepatan penuh kemudian menukik memutari CnG Building, Nando yang melihat itu mulai mengejar Garde dengan kecepatan penuh juga, “wah wah apa yang kau rencanakan Garde?” ucap Nando sambil berbelok untuk memutari CnG Building, setelah berbelok Nando melihat Stardust mencharge angin di mulutnya, “hoo surprise attack kah? Tapi itu tidak akan mempan” ucap Nando, kemudian Stardust menembakan angin yang sangat kencang ke arah Nando, sementara Nando langsung terbang menukik ke atas untuk menghindari serangan Stardust, “sayang sekali rencana mu gagal Garde!!” teriak Nando, “tidak!! Kau tepat terjatuh ke rencana ku!!” teriak Garde yang ternyata ada di belakang Nando, “apa? Bagaimana bisa?!” ucap Nando terkejut, “inilah surprise attack yang sebenarnya!! Overdrive!! Ultimate Shining Sky Raid!!” Garde mengayunkan halbrednya dan mengeluarkan siluet cahaya Blue Eyes ayunannya yang membuat Judgement Dragon terbelah menjadi dua dan hancur.
“begitu… dia melepaskan dirinya dari Stardust dan memerintahkannya untuk menyerang ku ketika aku muncul… padahal dia sendiri bersembunyi menunggu sampai aku lengah… taktik yang bagus Garde… kalau aku yang terkuat kau yang terpintar… aku harus akui itu” ucap Nando dalam hati, setelah itu Nando mengeluarkan sayap Gragonith dari punggungnya, kemudian terbang menjauh, sementara Garde tersenyum.
“bagus aku sudah menghabisi satu naga milik mu…” ucap Garde sambil tersenyum, “tapi kau belum mengalahkan ku kakak” balas Nando, “setidaknya dengan hilangnya Judgement Dragon, kau mengalami penurunan kekuatan yang drastis…” ucap Garde ke Nando, sementara Stardust yang ternyata dari tadi mencharge angin di mulutnya langsung melepaskannya ke arah Nando, Nando yang terkejut tidak sempat menghindar dan terkena serangan Stardust, Garde kembali terbang ke arah Nando yang terlempar, kemudian menebaskan halbrednya beberapa kali tetapi Nando langsung mengambil posisi bertahan dan menahan semua tebasan Garde menggunakan sabrenya.
“aku benar-benar tidak menyangka kau akan menggunakan taktik seperti ini…” ucap Nando tenang, kemudian Nando menendang perut Garde dan membuat Garde terlempar ke belakang, setelah itu Nando mengayunkan sabrenya dan dari sabrenya ditembakan aura putih yang membentuk tebasan dan mengarah ke Garde, Garde mengayunkan halbrednya untuk menghancurkan tebasan yang di tembakan oleh saber milik Nando.
“menyerah lah Nando kau tidak mungkin menang!!” teriak Garde, sementara Stardust menembakan projectile-projectile angin ke arah Nando, tetapi Nando bisa menghindari semua angin yang di tembakan ke arahnya, “menyerah? Tidak akan…” ucap Nando, kemudian Nando mengeluarkan Orb of Divination dari balik jubahnya, “lihatlah ini Garde…” Orb of Divination bersinar terang, kemudian dari sinar tersebut muncul Judgement Dragon yang seharunya sudah hancur, “mustahil bagaimana bisa!!” teriak Garde terkejut, “hahahahaha Orb of Divination memiliki kemampuan untuk mengubah takdir mahluk hidup, dengan menggunakannya aku mengubah takdir Judgement Dragon yang seharusnya sudah mati!! Kemudian Wisdom Statue memberikan semua ilmu di dunia ini ke orang yang menggunakannya, dan Rainbow Crystal memiliki kemampuan untuk mengembalikan semuanya ke ketiadaan dan membentuk dunia baru!!! Dengan ketiga artifact ini aku akan menjadi dewa di dunia yang baru” ucap Nando, “kau sudah gila!! Tidak ada manusia yang dapat menjadi dewa!!” teriak Garde ke Nando, Nando hanya tersenyum.
“memang sekarang tidak ada… karena itu aku akan menjadi satu-satunya manusia yang berhasil menjadi dewa…” ucap Nando sambil menatap tajam Garde, “cukup dengan pembicaraan ini… aku akan membunuh mu sekarang…” ucap Nando lagi sambil tersenyum, Judgement Dragon milik Nando terbang ke arah Stardust dan menembakan cahaya yang besar ke arah Stardust, dan cahaya tersebut tepat mengenai Stardust, sementara Nando menyerang Garde dengan membabi buta, “kenapa Nando?! Padahal dulu kau adalah orang baik!! Apa yang membuat mu berubah?!” Tanya Garde ke Nando, Nando hanya tersenyum, “pingin tahu? Yaa kalau di Tanya seperti itu mungkin penyebabnya adalah masa lalu yang menyakitkan dan dendam…” ucap Nando, wajah Nando terlihat sedih sesaat, tetapi kemudian Nando kembali menyerang Garde, karena serangan Nando yang begitu cepat, pertahanan Garde terbuka sesaat, melihat itu Nando langsung mengayunkan sabrenya dengan kekuatan penuh dan tebasan Nando tepat mengenai Garde, sehingga Garde terjatuh ke arah tanah, setelah itu Nando memanggil Judgement Dragon dan menaikinya, Judgement Dragon mulai mencharge cahaya di mulutnya, “sayonara… Shiro no Ryu Garde... overdrive… Holy Salvation!!” teriak Nando, kemudian Judgement Dragon menembakan cahaya yang sangat besar dengan kekuatan yang sangat besar pula ke arah Garde, “Brendan, Marcel, Andre… hehehehe maafkan aku, aku tidak bisa menepati janji yang aku buat sendiri… aku tidak bisa pulang dalam keadaan selamat…” ucap Garde menutup matanya dan pasrah, sementara cahaya yang di tembakan Judgement Dragon tepat mengenai Garde, “Garde… cara mu mati aku akui adalah cara yang terhormat…” ucap Nando, tiba-tiba Nando melihat sesuatu mengejutkan.
“aku… apa aku sudah mati… ya pasti sudah mati… setelah serangan dari Nando tidak mungkin aku selamat…” ucap Garde dalam hati, “Garde!! Kau tidak boleh mati untuk kedua kalinya!!” teriak seseorang, Garde membuka matanya dan dia melihat Divine Neos yang menggunakan Barrier untuk melindungi Garde dari cahaya yang di tembakan oleh Judgement Dragon, kemudian Garde menoleh ke arah asal suara yang tadi membangunkannya, di sana dia melihat, Marcel yang di bantu oleh Andre untuk berdiri, Garde tersenyum ke arah mereka.
“terima kasih Andre, Marcel…” ucap Garde, Garde kembali mengepakan sayap cahayanya agar terbang lagi, sementara Nando menatap Garde dari jauh, “hmm sepertinya teman mu telah memperpanjang hidup mu Garde…” ucap Nando, Garde menatap Nando, “Nando!! Aku tidak tahu apa dasar atas tindakan mu yang ingin menjadi dewa… tapi aku akan menggagalkan rencana mu!! Apapun alasan mu!! Itu adalah keputusan ku!!” teriak Garde ke Nando, Garde mengangkat tangannya dan tangan milik Garde mulai bersinar, “Shining Revival!!” teriak Garde, tiba-tiba dari bawah Nando muncul naga yang terbang dengan kecepatan jet ke arah Nando, “apa itu!!” ucap Nando terkejut, “majulah… Savior Star Dragon!!” teriak Garde, naga yang terbang dengan kecepatan jet tersebut menembus tubuh Judgement Dragon dan membuat Judgement Dragon meledak menjadi cahaya, “I, ini mustahil!!” ucap Nando, sementara Garde terbang ke arah Nando, “overdrive… Burst Aura!!!” teriak Garde, tiba-tiba aura milik Garde meledak dan berkumpul di halbred milik Garde, sehingga halbred milik Garde bersinar terang, “aku sudah janji pada mereka… bahwa kita akan pulang dalam keadaan selamat… karena itu aku tidak bisa mati di sini!! Nandoooo!!!!!” Garde mengayunkan halbrednya, Nando menahannya dengan saber miliknya, “HAAAAAAAH!!!!” teriak Garde, tiba-tiba saber milik Nando terpotong menjadi dua bagian, dan ayunan kapak milik Garde tepat mengenai Nando dan berhasil menebas tubuh Nando, “AAAAAARRRRRRRGGGGHHHH!!!” teriak Nando kesakitan, walaupun tidak sampai terpotong tapi Nando mengalami pendarahan yang parah, Nando yang kehilangan keseimbangan jatuh ke tanah.
Garde kembali terbang masuk ke dalam gedung dan bertemu dengan Marcel dan Andre di sana, “terima kasih… jika kalian tidak ada di sini tadi mungkin aku sudah tidak ada…” ucap Garde ke Andre dan Marcel, “tidak masalah! Yang penting kita harus kembali dengan selamat!” balas Andre, Garde melihat Marcel yang masih terluka, “apa kau tidak apa-apa dengan luka seperti itu mengerahkan Neos untuk melindungi ku tadi…” Tanya Garde ke Marcel, Marcel hanya tersenyum, “tidak aku tidak apa-apa… mungkin sekarang lebih baik kita menyusul Brendan…” ucap Marcel, Garde dan Andre menganguk, kemudian mereka menaiki tangga yang ada di ujung ruangan.
“akhirnya sampai juga… aku tidak menyangka tangganya akan setinggi itu… di balik pintu ini ada Ashley…” ucap Brendan, kemudian Brendan mendorong pintu yang ada di depannya, dan ternyata di balik pintu itu terdapat taman yang terlihat indah, dan di ujung taman itu terdapat bangunan, “begitu berarti ini adalah lantai teratas dari CnG Building, dan di balik pintu itu pasti tempat Ryou berada…” ucap Brendan dalam hati, “akhirnya kau datang juga” ucap seseorang, Brendan melihat ke arah asal suara tersebut, yang ternyata adalah Lindwurm, wajah Brendan mengeras dan menatap tajam kea rah Lindwurm, “ini adalah pertarungan terakhir antara kita aku akan membalas dendam ayah ku…” ucap Lindwurm pelan, kemudian Brendan mendekati Ashley dan berbicara pelan ke arah Ashley.
“Ashley aku akan menarik mu dari kegelapan yang bernama masa lalu”
TO BE CONTINUED
Apakah yang akan terjadi antara Ashley dan Brendan? Better wait next episode
Next Episode:BOND OF BROTHER!! BRENDAN VS LINDWURM!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar