Rabu, 07 Oktober 2009

CHAPTER 3: IS THIS FOR REAL OR A JOKE? OJAMA DELTA HURICANE!

CHAPTER 3: IS THIS FOR REAL OR A JOKE? OJAMA DELTA HURICANE!

“Hrng… dimana aku?” kata Brendan setengah sadar, dia melihat sekelilingnya dan menyadari bahwa dia ada dalam sebuah ruangan, dan kemudian Brendan merasa sakit di perutnya, sambil menahan sakit dia memegang lukanya.
“argh!! Sakit sekali!! Wanita itu benar-benar serius melukaiku!!” maki Brendan sambil kesakitan.
“ternyata kau sudah sadar ya… bagaimana dengan luka mu?” Brendan terkejut dan melihat ke arah pintu, di pintu berdiri seseorang yang tidak dia kenal orang itu memiliki rambut hitam, badan sedang, dan agak kurus

“hrrr… siapa kamu?” Tanya Brendan sambil masih menahan sakit
“namaku Marcel, Overlord… sama sepertimu dan aku menemukanmu tidak sadarkan diri dengan luka yang parah di menara jam Hakuo gakuen” jawab Marcel
“Oven apa?” Tanya Brendan lagi kebingungan.
“Over bodoh!! Overlord!!” teriak Marcel sambil mengeluarkan Harisen dan kemudian memukul kepala Brendan.
“Ouch!! Buat apa itu memangnya kau Sakuya apa!!” kata Brendan sambil memegang kepalanya, lalu dari pintu muncul seorang perempuan berambut ungu dan di ikat, perempuan itu terlihat sangat lemah.
“Marcel makan paginya sudah ku siapkan…” kata perempuan itu
“aaah Hitagi harusnya kau tak perlu repot dan mengistirahatkan diri di kamar” kata Marcel sambil melihat Hitagi dengan wajah yang khawatir
“itu tidak merepotkanku kok… baiklah aku akan segera kembali ke kamar dan beristirahat” Perempuan itu pun keluar dari ruangan dan kembali ke kamarnya.

“baiklah… siapa namamu?” Tanya Marcel sambil melihat Brendan
“Brendan…” jawab Brendan sambil masih memegang lukanya
“baiklah Brendan aku akan makan pagi dulu… nanti maid ku akan mempersiapkan makanan untukmu, oh ya dan makanlah obat ini agar luka yang diberikan oleh Shana tidak terasa sakit” kata Marcel sambil memberikan obat ke Brendan.
“Shana?” Tanya Brendan ke Marcel seraya mengambil obat tersebut dari Marcel
“wanita yang menusukmu 3 hari lalu adalah Shana dan dia adalah pasangan dari Ryou Kurokaze” jawab Marcel, kemudian Marcel melihat wajah terkejut Brendan
“3 hari!? Kau bilang 3 hari!! Bagaimana dengan Hina hah!?”Tanya Brendan yang tiba-tiba teringat oleh Hinagiku, dengan wajah yang masih terkejut.
“oh wanita itu… dia sudah sembuh kok dan sudah pulang lebih dulu dari kamu, tadinya dia yang mau merawat kamu tapi setelah kujelaskan situasinya dia akhirnya mau mengerti” jawab Marcel dengan tenang.
“situasi? Situasi apa??” Tanya Brendan kembali
“errrr sebaiknya sekarang kau tidak usah mengkhawatirkan itu lebih baik kau makan, dan minum obat itu, dan bersiap-siap…” setelah berbicara begitu Marcel keluar dari ruangan sambil membawa Harisennya dan digantikan oleh para Maid yang membawakan makanan, masih dalam keadaan kebingungan Brendan memakan makanan yang di berikan.

Setelah Brendan menghabiskan makanannya Marcel kembali ke ruangannya
“aku rasa kau sudah meminum obat tersebut dan memakan makanan yang ku berikan… apakah lukamu masih terasa sakit?” Tanya Marcel, Brendan pun memegang luka di perutnya dan tidak terasa sakit
“tidak… bagaimana bisa?” Tanya Brendan penasaran
“singkatnya itu obat yang menghilangkan rasa sakit untuk sementara… baiklah ikut aku ke halaman belakang” Marcel ke luar ruangan di ikuti Brendan sepanjang perjalanan Brendan terkagum-kagum melihat rumah Marcel yang begitu besar, tidak aneh kalau dia memiliki banyak Maid.

sesampainya di halaman belakang Brendan tambah terkejut lagi.
“akhirnya sampai juga di Halaman rumah ku yang sangat kecil” kata Marcel sambil menghela napas.
“Apanya yang kecil!!! HUTAN BELANTARA BEGINI KAU BILANG KECIL!? EMANGNYA INI SANZENIN ESTATE APA!!!” teriak Brendan saking terkejutnya
“KAU!!” Marcel lari ke arah Brendan dan memukulnya kembali dengan harisen
“Reaksi mu hanya mendapat nilai 6!! Seharusnya REAKSI MU LEBIH WAH!!” Teriak Marcel bergelora
“bukannya reaksi tadi sudah cukup wah ya? Sepertinya dia itu memang seorang weirdo!” kata Brendan dalam hati dengan sedikit kesal karena terus di pukuli oleh harisen.

“okay back to topic aku mengajakmu ke sini adalah untuk melatihmu, agar kamu dapat memanggil monster dan menggunakan kekuatannya sebagai overlord” Marcel kemudian melihat muka Brendan yang masih kesal dicampur dengan kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.
“argh!!! Aku jadi kesal sendiri melihat muka mu yang seperti orang bego dari tadi!! Pasti ada yang ingin kamu tanyakan kan!? Tanyalah apa yang ingin kamu ketahui!?” lanjut Marcel, lalu seakan-akan Brendan tidak mau kehilangan kesempatan untuk menghilangkan kebingungan ini, dia pun langsung bertanya dengan antusias seperti murid yang menanya gurunya
“ada!! Siapa Shana itu? Apa itu overlord ? dan siapa Ryou Kurokaze itu? Kenapa sepertinya dia terkenal? Dan kenapa ada naga di dunia ini?” Tanya Brendan tanpa henti
“okay! okay! berhenti! lama-lama aku bisa gila!! Aku jawab satu-satu mulai dari overlord! overlord adalah orang-orang terpilih yang dapat memangil dan mengendalikan monster dari dimensi lain!! naga yang kau lihat 3 hari lalu itu adalah mahluk yang di panggil oleh gurumu dengan kekuatan overlordnya!!! kedua!! Shana!! untuk lebih jelasnya tontonlah Anime yang Berjudul Sh*****n no S**n* dan Ryou Kurokaze dia adalah overlord terkuat saat ini makanya dia sangat terkenal apa lagi dengan adanya kekasihnya Shana yang Moe itu!!” jawab Marcel dengan kelelahan, tetapi ternyata Marcel masih belum selesai
“dan yang paling ku benci dari Ryou adalah kenapa dia yang menjadi kekasih Shana kenapa bukan aku!!” kata Marcel dengan kesal, dan sepertinya Brendan cukup puas dengan jawaban yang di dapatnya.

“baiklah kita mulai latihan ini lihatlah!! ini yang namanya Summoning!!” Marcel pun mengayunkan Harisennya dan kemudian muncul 3 sinar yang membentuk sesuatu.
“keluarlah… OJAMA!!” dan kemudian dari sinar tersebut muncul 3 mahluk bewarna yang berbentuk humanoid tapi aneh ada yang bewarna hijau dan memiliki satu mata, ada yang bewarna kuning dan bibirnya besar dan yang terakhir berwarna hitam dan tubuhnya macho dalam berbagai arti, entah kenapa setelah Brendan melihatnya, Brendan merasa mual bercampur jijik
“errrr ok aku tahu kau bercita-cita menjadi pelawak tapi kayaknya lawakanmu sedikit aneh deh mana mungkin ada monster yang aneh seperti ini bukankah monster seharusnya terlihat menyeramkan atau setidaknya terlihat keren…” kata Brendan masih dengan perasaan aneh.

“uoooooh jangan meremeh kan OJAMA!!! ike OJAMA DELTA HURICANE!!!” teriak Marcel dan ketiga mahluk itu membentuk formasi Segitiga dan menembakan angin yang sangat kencang sehingga merontokan sebagian hutan, Brendan melawan angin tersebut dan mencoba menjaga posisinya agar tidak terbawa oleh angin tersebut tetapi ternyata semuanya percuma dengan mudah Brendan terbawa angin dan terlempar ke atas.

“argh apa-apaan ini kalo jatuh dengan ketinggian seperti ini aku bisa mati kan!?” teriak Brendan, lalu kemudian simbol di tangan Brendan kembali memanas dan tiba-tiba Brendan menyadari bahwa dia sudah ada di dimensi lain, dimensi itu persis seperti di mimpinya, dimensi itu di selimuti oleh kegelapan yang kelam, kemudian Brendan menyadari ada sesuatu yang berdiri di belakangnya, dia pun langsung berbalik dan dia melihat 2 sosok mahluk berdiri di sana yang satu berwujud iblis bertanduk dan bersayap hitam, sedangkan yang satu lagi bewujud seperti ksatria besar yang badannya terbuat dari batu.

“si, siapa kalian dan mahluk apa kalian!!”kata Brendan agak ketakutan, mahluk tersebut berjalan mendekati Brendan
“he, hentikan!! Ber, berhenti di sana!!” ancam Brendan masih ketakutan tapi mahluk tersebut tidak berhenti, setelah jarak mereka sudah dekat, akhirnya mahluk tersebut baru berhenti dan yang terlihat seperti iblis pun berbicara.

“jangan takut wahai chimail overlord!!” seru mahluk itu, Brendan yang memiliki sedikit keberanian pun bertanya
“apakah kalian adalah kekuatanku? Seperti… seperti naga yang di panggil oleh guru ku ataupun mahluk aneh yang di panggil oleh Marcel?” Tanya Brendan kepada mahluk tersebut
“ya! Kami adalah kekuatan mu!! Perkenalkan nama saya adalah Guardian!” balas ksatria batu tersebut.
“dan saya adalah Doom!” lanjut iblis di sebelah Guardian
“apakah kalian datang untuk meminjamkan kekuatan kalian?”Tanya Brendan entah kenapa Brendan merasa marah pada mereka
“ya kami datang untuk membantu mu dan meminjamkan kekuatan… ah tidak kekuatan kami adalah milik mu jadi tidak bisa di sebut meminjamkan mungkin memberikan” balas Guardian, Brendan yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi kemudian langsung membentak mereka
“KALO BEGITU KALIAN TERLAMBAT!! Kenapa kalian tidak muncul ketika guru bejat itu menyerang!? Padahal seharusnya aku bisa melindungi Hina kalo kalian muncul!!” bentak Brendan
“bukan kami yang salah kami sudah memanggil mu! chimail overlord… tapi kamulah yang tidak memedulikan panggilan itu…” balas Doom tenang
“gara-gara kalian aku tidak bisa melindungi dia!!” balas Brendan masih marah
“tapi pada akhirnya kalian baik-baik saja kan? Sekarang kami muncul di hadapan mu… dan mulai sekarang kau memiliki kekuatan untuk melindungi gadis itu… setelah memiliki kekuatan ini kamu bisa memperbaiki kelemahan mu!” balas Guardian, kemarahan Brendan pun mulai mereda
“baiklah kuterima kekuatan kalian!! Jadilah kekuatanku!! Doom! Guardian!” setelah berkata seperti itu perlahan-lahan dimensi tersebut mulai retak dan akhirnya pecah, kemudian keadaan sekeliling menjadi seperti semula kembali, Brendan masih di atas langit, dan Marcel masih menembakan Ojama delta hurricane, kemudian Brendan pun berusaha memanggil kekuatan yang ada di dalam dirinya

“datanglah!! Doom!!” tetapi yang muncul bukan Doom, melainkan muncul sepasang sayap hitam di pundak Brendan.
“aku tidak tahu kenapa Doom tidak muncul tetapi sepertinya dengan sayap ini saja sudah cukup” kata Brendan dalam hati, Brendan pun terbang ke arah Marcel.
“dia bukannya melakukan Summoning malah melakukan Embody!! Tunggu bukankah seharusnya Embody hanya bisa dilakukan oleh orang itu dan Ryou!!” kata Marcel terkejut dalam hati, kemudian Brendan yang mulai mendekati Marcel mengganti kekuatannya
“Guardian!! Muncullah!!” dan seketika itu sayap milik Doom menghilang dan diganti dengan tameng dan pedang batu milik Guardian, Brendan berlari ke arah Marcel dan siap menyerangnya.
“haaaah!! Bersiaplah Marcel!!” teriak Brendan, Marcel pun mengambil kuda-kuda
“tidak salah lagi itu Embody!! Kalau begitu!!” Marcel kembali mengayunkan Harisennya dan muncul 2 cahaya lagi yang membentuk mahluk yang sama hanya saja kali ini yang muncul bewarna merah dan biru, kemudian Aura yang dimiliki Marcel semakin meluap-luap dan akhirnya meledak.
“OVERDRIVE…” ucap Marcel pelan,Brendan semakin mendekati Marcel dan siap menyerangnya, begitu juga dengan Marcel, ke-5 Ojama membentuk Formasi dan aura yang tadinya meledak kembali mengumpul di tengah-tengah formasi itu.
“OJAMA HEXA HURICANE!!!” teriak Marcel sama seperti tadi, dari formasi tersebut keluar angin yang sangat kuat bahkan bisa 10 kali lebih kuat dari yang tadi dan hembusannya seperti hembusan angin tornado.

TO BE CONTINUED

apakah yang akan terjadi dengan Brendan?, dan apakah embody itu? tunggu Episode berikutnya

Next Episode:REALM OF OJAMA!! OJAMA COUNTRY!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar