Senin, 12 Oktober 2009

CHAPTER 9: ENEMY YESTERDAY, ALLY TODAY!!! RAGING BLUE EYES SHINING DRAGON!!!

CHAPTER 9: ENEMY YESTERDAY, ALLY TODAY!!! RAGING BLUE EYES SHINING DRAGON!!!

“perfect embody… BLUE EYES SHINING DRAGON!!!” naga tersebut berubah menjadi halbred putih dengan kristal biru di tengah mata kapaknya, laki-laki tersebut menengok ke arah Brendan dan Hinagiku, Brendan terkejut melihat siapa orang tersebut, “Garde Astale?!” ucap Brendan terkejut, Garde tersenyum ke Brendan dan Hinagiku, “bukankah sudah tugas seorang guru untuk melindungi muridnya?” kata Garde ke Brendan, kemudian Garde lari ke arah Lindwurm, Lindwurm yang telah kehabisan tenaga melepaskan Dark Armed dan memerintahkannya untuk menyerang Garde, tapi semua serangan Dark Armed berhasil di hindari semua tanpa terkena satu pun, kemudian Garde melompat ke arah langit, dan Garde mengeluarkan sayap putih bercahaya dan terbang ke arah Dark Armed, “Shining Sky Raid!!!” ketika jaraknya sudah cukup dekat Garde mengayunkan halbrednya untuk menebas Dark Armed menjadi 2 bagian, masing-masing dari bagian Dark Armed yang terbelah mengeluarkan darah yang amat sangat banyak, tiba-tiba dari belakang ada sinar hitam yang mengarah ke Garde, tetapi Garde bisa menghindari serangan yang di tembakan oleh Dark End, setelah itu Garde terbang ke arah Dark End, “overdrive… ULTIMATE SHINING SKY RAID!!!” dan kali ini Garde mengayunkan halbrednya dengan jarak yang cukup jauh, tiba-tiba dari ayunannya muncul Blue Eyes Shining Dragon dalam wujud sinar yang mengoyak tubuh Dark End hingga tidak berbentuk, ketika Dark End sudah hancur, Garde turun tepat di depan Nando.

“wah wah hebat!! Kakak masih hidup ya? Takut ah lawan Blue Eyes yang sekarang, takut di bully-bully, tapi yang lebih hebat kok kakak masih hidup” kata Nando dengan tersenyum, Garde melihat Nando dengan marah, tiba-tiba dari belakang Garde muncul naga putih lainnya hanya saja yang ini memiliki kristal biru di ke dua dadanya, setelah itu halbred milik Garde bercahaya dan merubah bentuknya menjadi pedang,
“perfect embody… Stardust Dragon…” kemudian naga di belakang Garde berubah menjadi sinar dan menjadi pedang ke-2 Garde,
“wah!! hebat multiple embody bahkan keduanya perfect embody!! Saya terkejut loh kakak!!” kata Nando, “jangan bercanda Nando!! Kau dan Ryou menghianati ku di Neojamarcel 7 hari yang lalu dan meninggalkanku dalam keadaan terluka parah!!” teriak Garde marah, “wah wah kami tidak menghianati mu melainkan membuang barang yang sudah tidak berguna…” ucap Nando, Garde semakin emosi mendengar itu, “aku sudah pernah mati sekali… tapi Blue Eyes menolongku, dia mengorbankan auranya untuk menyembuhkan luka ku, setelah itu aku tidak bisa memanggil Blue Eyes sama sekali… dia telah hilang… tapi… aku bertemu Stardust!!! Tidak hanya itu dengan menguasai perfect embody aku bisa membangkitkan Blue Eyes sekali lagi!!” ucap Garde, “kali ini aku akan menyelesaikan urusan kita” Garde berlari ke arah Nando dan menebaskan kedua pedangnya tetapi Nando berhasil menghindarinya.

“hmmm repot juga… baiklah Lindwurm!! Kenny!! Kita mundur dulu” ucap Nando ke Lindwurm dan Kenny, “baik!!” balas mereka berdua, kemudian Lindwurm membuka lubang dimensi yang besar, yang dimasuki oleh Nando, Kenny, dan Lindwurm, sebelum lubang dimensi tertutup, Lindwurm melihat Brendan dengan tatapan bencinya, “sampai jumpa Garde the White Dragon” ucap Nando, setelah itu lubang dimensi tertutup.

Garde berjalan ke arah Brendan dan memotong rantai yang mengikat Brendan,
“tenang saja aku sudah berhenti memusuhi kalian” kata Garde sambil tersenyum,
“terima kasih Garde…” jawab Brendan pelan, sementara Hinagiku membantu Brendan berdiri, “Brendan-kun kau tidak akan menang melawan perfect embody dan 5 jendral naga hanya dengan embody biasa… kau harus bertemu dengan Core Chimail terkuat untuk menguasai perfect embody…” ucap Garde pelan, “tapi simbol ini belum bereaksi lagi” ucap Brendan, “aku tahu itu aku ke sini bukan hanya untuk membantu pertarungan mu… aku bisa membawamu ke dimensi tempat aeon mu berada…” balas Garde, “bagaimana caranya?” Tanya Brendan , “yang terpenting sembuhkan terlebih dahulu luka-luka mu… Hina-chan kau bisa menjaga Brendan-kun sampai lukanya sembuh total kan?” Tanya Garde ke Hinagiku, Hinagiku tersadar dari lamunannya, “bisa sensei! Serahkan saja kepadaku!” jawab Hinagiku, Garde tersenyum, kemudian Brendan di Bantu Hinagiku memasuki mansion, setelah Brendan sudah masuk ke dalam Mansion, Garde berjalan ke arah Marcel, “sampai kapan kau mau pura-pura tidak sadarkan diri Marcel-kun?” Tanya Garde, “a, aku tidak akan kalah lagi… aku akan menjadi kuat… AKU PASTI MENJADI LEBIH KUAT!!!” teriak Marcel yang kemudian menangis, sementara Garde membawa Andre yang tidak sadarkan diri bersamanya masuk ke dalam Mansion meninggalkan Marcel sendirian di depan untuk menenangkan diri.

7 hari kemudian luka Brendan, Andre, dan Marcel sudah mulai membaik, sementara di halaman depan terlihat Marcel yang membawa koper dan bersiap pergi jauh dari mansion dan di situ juga terlihat Hitagi yang mengantar Marcel sampai halaman depan
“Marcel… apakah kau memang harus pergi?” Tanya Hitagi ke Marcel, Marcel mencium Hitagi kemudian berbalik, “maafkan aku Hitagi aku harus pergi aku tidak boleh terus-terusan menjadi lemah seperti ini… aku janji setelah menjadi kuat aku akan kembali ke sini…” ucap Marcel, “tapi-“ belum selesai Hitagi berbicara Marcel sudah memotong, “sudah ku bilang tak apa-apa kan… aku mencitai mu Hitagi” ucap Marcel yang kemudian pergi, sementara Hitagi hanya bisa melihat Marcel pergi dari Mansion.

Sementara itu Andre sedang sendirian di kamarnya di mansion Marcel sampai tiba-tiba seseorang mendobrak pintu kamarnya, dan ternyata orang itu adalah wanita dengan rambut bewarna coklat pendek, dan mengenakan pita bewarna orange
“ketemu!!!” teriak wanita itu “ahhh! apa-apaan sih? Kau berisik sekali sih Haruhi!!” ucap Andre kesal, sementara Haruhi hanya tersenyum, “apa maksudmu? SOS sudah mencari mu seharian loh!!” ucap Haruhi bersemangat, “padahal tidak usah di cari kau juga pasti tahu kalo aku ada di mansionnya Marcel…” ucap Andre pelan, “kenapa kau tidak terlihat bersemangat sih!?” Tanya Haruhi sambil melihat Andre, “aku kalah… padahal aku hampir menang… aku, aku butuh kekuatan lebih!!!” jawab Andre, kemudian Haruhi memeluk Andre, “aku pasti akan membantu mu Andre! Tidak SOS akan membantumu mencari kekuatan baru!” kata Haruhi sambil memperlihatkan senyumnya, “terima kasih Haruhi…” Andre membalas pelukan Haruhi sambil tersenyum juga seperti Haruhi.

“luka mu sudah sembuh semua Brendan…” ucap Hinagiku sambil membantu Brendan bangun dari tempat tidurnya, “di mana Garde?” Tanya Brendan ke Hinagiku, “dia tadi sedang mau makan mungkin sebentar lagi dia kembali” jawab Hinagiku, “bukan sebentar lagi tapi aku sudah kembali” ucap Garde dari pintu, kemudian Hinagiku dan Brendan melihat Garde, Garde tersenyum melihat mereka berdua, “kalian berdua cocok ya… serasi…” ucap Garde menggoda Hina dan Brendan, “moou Sensei!! Apa-apaan sih!!” ucap Hinagiku yang merasa kesal sudah di goda, sedangkan muka Brendan hanya memerah, “Brendan-kun aku akan menunggu di kamar ku jika kau sudah siap datanglah ke kamar ku” ucap Garde, kemudian Garde berbalik ke arah kamarnya.

“apakah kau yakin mau melakukan ini Brendan? Kalau kau gagal kau akan menghilang dari dunia ini” ucap Hinagiku sambil meneteskan air mata, “aku tidak akan apa-apa Hina…” jawab Brendan sambil membersihkan air mata Hinagiku, “tapi, tapi aku tidak mau kau menghilang!! Aku, aku tidak akan memaafkan mu jika kau tidak kembali lagi!!” ucap Hinagiku sambil menatap Brendan dengan wajah sedihnya, “aku pasti kembali aku janji” jawab Brendan sambil mengacungkan kelingkingnya, “ya… janji” ucap Hinagiku sambil mengacungkan kelingkingnya juga dan menyatukannya ke kelingking Brendan, Brendan tersenyum ke Hinagiku, kemudian dia pergi ke kamar Garde meninggalkan Hinagiku sendirian

“hmm? Begitu berarti kau sudah siap?” Tanya Garde ke Brendan yang berdiri di depan pintu kamar Garde, “ya… aku akan menguasai perfect embody!!!” jawab Brendan tegas, “baiklah tapi jiga gagal kau akan meninggal…” ucap Garde pelan, “ya aku tahu itu…untuk melindungi Hina aku harus menjadi lebih kuat… Hina hampir saja meninggal 7 hari lalu… aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi!!” jawab Brendan, Garde tersenyum, “pendirian anak ini sangat kuat sepertinya aku tidak usah khawatir lagi” ucap Garde dalam hati, kemudian Garde mengambil gulungan di meja belajarnya, “baiklah Brendan tidur di kasur sekarang” perintah Garde, kemudian Brendan tidur di kasur Garde, sementara Garde mulai membuka gulungan tersebut dan membaca mantra di gulungan tersebut, setiap kali Garde menyelesaikan 1 bait Brendan semakin mengantuk, dan ketika Garde sudah membaca semua baitnya Brendan sudah tertidur, “kembalilah Brendan…” ucap Garde.

Brendan membuka matanya dan mendapati dirinya berada di sebuah pemukiman, dan entah kenapa saat itu sedang turun salju padahal ini bukan musimnya.

“cish bagaimana sih Garde!! Dia pakai sihir teleport ya!? Katanya mau mengajari ku menggunakan perfect embody? Siaaaal!! Mana dingin lagi!” tiba-tiba seorang anak kecil menabrak Brendan dari belakang, Brendan lansung berbalik dan melihat seorang anak berambut hitam dan bermata biru, Brendan membantunya berdiri, “kau tidak apa-apa?” Tanya Brendan, anak tersebut tersenyum melihat Brendan “aku tidak apa-apa kok kak! Harusnya aku minta maaf karena berlari dan tidak melihat di depan ada kakak sehingga aku menabrak kakak!” kata anak itu, anak itu sungguh ceria dan bersemangat, “kau mau ke mana?” Tanya Brendan, “aku mau ke laboratorium ayah! Kata ayah aku bisa punya saudara kembar!” jawab anak itu, Brendan tersenyum melihat kelakuan anak itu, “mau kakak temanin?” Tanya Brendan ke anak itu, anak itu tersenyum “mau!! Ayo kakak temani aku jalan sampai laboratorium ayah!!”.

Setelah beberapa menit berjalan, Brendan baru ingat kalau dia belum memperkenalkan diri dan belum mengetahui nama anak itu, “errr nama kakak Brendan… nama kamu siapa?” Tanya Brendan ke anak itu, anak itu senang karena namanya di Tanya “ceria sekali anak ini… benar-benar polos…” ucap Brendan dalam hati, kemudian dengan bersemangat anak itu menjawab.

“Ashley, kak!! Nama ku Ashley Lindwurm!!”

TO BE CONTINUED

Apakah yang sebenarnya terjadi dengan Brendan? Dan apakah yang akan terjadi di tengah musim salju itu? Better wait next episode

Next Episode:TRUTH BEHIND THE PAST!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar